Senin, 16 Oktober 2017

STRATEGI BISNIS USAKA KECIL DAN MENENGAH

 Melihat belum tentu Membaca

a.  Gambaran dasar terkait UMKM
Kita tau bahwa perekonomian Indonesia hampir 80% dorong oleh pelaku industri - industri kecil yang hanya bermodalkan 2-10 karyawan. melihat kondisi seperti itu peran pemerintah dan suwasta juga sangat penting dalam meningkatkan usaha yang sudah ada. Tanpa adanya dorongan dari external tentunya kurang berdampat dalam memajuan industeri  kecilini. usaha kecil menengah ini menjadi sangat penting sebagai kebutuhan dasar bagi Indonesia yang menganut perekonomian yang khas dengan   Ekonomi kerakyatan(UUD 45, Pancasila dan GBHN)

Saat ini pemerintah sedang berupaya dalam hal peningkatan perekonomian dengan  program 2 yang bisa mendorong majunya usaha kecil ,namun kadang dilapangan yang terllihat hanya segelintir pengusaha yang bisa merasakan program tersebut, kebermanfaatan yang dirasakan masih belum optimal.perlu diperhatikan oleh pemerintah atau pun pihak lainya dalam pengembangan usaha kecil. Pertama, adanya bias homogenesasi yang cenderung meyeragamkan program untuk jenis usaha yang ada, halini menyebakan penghambat dari pengembangan usaha dan kurangnya keefektifan dari sebuah program tersebut.
Kedua, peran penting pemerintah selama ini belum membuka peluang bagi peningkatan kemampuan industeri kecil lewat media yang jemput bola, karena ita tau bahwa dengan kemudahan kecanggihan teknologi butuh waktu bagi pengusaha-pengusaha yang mereka sudah berusia senja. sehingga ketika tidak ada sosialisasi dan fasilitasi pendampingan otomoatis layanan tersebutpun sangat lamban membantu secara regional.
Ketiga, Pendekatan pengembangan yang didasarkan pada konsep kelemahan usaha kecil, artinya program ini harus berimbang pada tingkat kecerdasan rata2 orang indonesia yang mereka condong lebih memilih jadi karyawan bukan pengusaha. sehingga perlindungan  sesungguhnya sangat dibutuhkan sektor ini melalui program yang pro terhadap usaha kecil.

secara faktual pemngembangan sektor usaha kecil sangatlah dipengaruhi oleh situsi makro ekonomi disamping usaha internal usaha kecil itu sendiri. dalam kebijakan makro ekonomi bukanlah prioritsa.  sejak awal strategi kebutuhannya lebih condong pada pengusaha besar yang  yang lebih mudah untuk diatur. 
Proses trasformasi usaha kecil juga akan dihambat oleh sistem pemilikan hak intelektual yang sangat efektif mencegah peniruan suatu produk yang dihasikan pengusah tersebut. pada akhirnya satu satunya peluang berkembangnya usaha hanyalah menjadi suplai tenaga murah bagi perusahaan perusahaan besar dalam sistemkontrak. sementara itu persaingan sangatlah heterogen sehingga untuk disatukan sangatlah sulit karena  memandang punya kepentingan yang berbeda beda.

melihat hal ini menjadisebuah komples ketika kita melihat diri dua sisi eksternal dan internal yang mana keduanya ini menjadi penyebab utama akan kemajuan usaha kecil tersebut. adapun pengaruh dari eksternal antara lain: kebijakan bahan baku, aturan perizinan yang beribet bagi sebagian orang, strategi pemasaran dan karakteristik usaha.

bersambung.>>=<<

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar